Rindu yang teramat...
Dengan lirik senyuman yang memikat...
Tapi aku hindar dari terikat..
Perlahan-lahan aku menapak pergi...
Bukan bermakna aku membenci...
Tapi aku tidak mampu untuk memerhati...
Sayupsayup terdengar gemersik suara si dia memanggil...
'haih. hati oh hati. kau perlu kuat. jangan toleh. takkan terubat.'
Sayang, jangan pergi. Terus disini. Di sisi.
Aku terus kaku, membatu diri...
Dan kelopak bibir hangat milik kamu yang aku damba itu...
Singgah di pipi milik aku...
Titisan air jernih tak mampu ku tahan...
Ku biar ianya menitis, perlahan-lahan...

2 comments:
ohhh sedihnya. diharap anda tabah, rupanya ada juga yang senasib..
tabah sehabis baik.
:)
Post a Comment